what are you looking for?

Kamis, 01 Juni 2017

Wonder Woman, The Origin of Princess Themyscira

credit by Pinterest

Wonder Woman, setelah sebelumnya mengambil puja-puji yang seharusnya didapat Superman atau Batman dalam Batman v Superman, wanita badass kaum Amazon ini tiba-tiba hadir dan bertarung melawan Doomsday membuat banyak penonton berteriak histeris. Harus melawan monster yang terbilang kuat dan sempat beberapa kali bergulung-gulungan di tanah. Nah di film solonya pula Diana Prince bahkan tampil lebih sangar daripada Chris Pine yang notabene laki-laki. Bisa dikatakan inilah origin dari princess of Themyscira dimana diceritakan kisah masa kecilnya, dari belajar seni bertarung hingga perjumpaannya dengan Bruce Wayne.
(mengandung spoiler dosis tinggi)

credit by Youtube

Jalinan cerita Wonder Woman?

Dimulai dari Diana Price yang menerima sebuah koper yang berisikan foto original dirinya bersama empat orang laki-laki di medan perang. Nah dari sini berceritalah Diana tentang masa lalunya. Berstatus sebagai anak dari Hippolyta, ratu kaum Amazon membuat dirinya penuh dengan keagungan. Tinggal dan besar di pulau Themyscira, seluruh kaum Amazon yang berisikan perempuan sepenuhnya sangat menghormatinya dan apapun yang diinginkannya biasa diberikan, tapi tidak dengan satu hal, Hippolyta tidak pernah memperbolehkan Diana belajar seni bertarung. Hippolyta bersikeras untuk apa Diana belajar bertarung jika Themyscira memiliki banyak sekali pasukan yang siap melindunginya. Lain kakak lain adiknya, Antiope, adik dari Hippolyta diam-diam mau melatih Diana. Antiope mempercayai jika suatu hari hanya Diana-lah yang sanggup menemukan dan mengalahkan dewa perang yang menghilang.
Suatu hari sebuah pesawat memasuki wilayah tersembunyi Themyscira. Diana menyelamatkan seorang laki-laki yang hendak tenggelam di lautan. Terdapat sedikit masalah setelahnya karena tentara Jerman mendarat di Themyscira, namun berhasil diatasi oleh para kaum Amazon yang melawan mereka. Nah kemudian laki-laki yang ditemukan Diana diinterogasi dan mengaku bernama Steve Trevor yang adalah mata-mata Inggris untuk Jerman yang dikejar-kejar oleh armada tentara Jerman. Steve berkata di luar Themyscira di dunia manusia sedang terjadi perang besar yang memakan banyak korban jiwa. Kaum Amazon menyakini ini merupakan ulah Ares, dewa perang yang telah lama menghilang. Malam harinya secara diam-diam, Diana mengambil pedang Godkiller dan beberapa senjata kaum Amazon untuk pergi bersama Steve ke dunia manusia. Tiba-tiba Hippolyta dan pasukan datang tapi tidak mencegahnya, melainkan mengucapkan perpisahan kepada Diana yang mungkin tidak akan pernah kembali.
Steve dan Diana berlayar sampai ke London. Setelah mendarat, Steve mengatur apapun yang berkenaan dengan Diana yang membuatnya mudah melakukan penyamaran dibantu asisten Steve, Etta Candy. Keduanya menemui petinggi pemerintahan negara Inggris untuk mengirimkan buku catatan yang berisikan formula pembuatan sejenis gas berbahaya baru karangan Doctor Maru aka Doctor Poison. Steve yang banyak bercerita mengungkapkan jika Doctor Maru ini bersekutu dengan Erich Ludendorff, salah satu jendral negara Jerman dalam perang dunia pertama. Pemerintah Inggris berkata jika Jerman hendak melakukan gencatan senjata. Steve yang tidak percaya begitu saja terhadap Jerman khususnya Jendral Ludendorff meminta bantuan logistik pemerintah Inggris untuk mencari pabrik tempat pembuatan gas berbahaya ini namun ditolak keras. Untungnya salah satu petinggi, Sir Patrick Morgan, yang harus sembunyi-sembunyi membantu Steve dan Diana mencari apa yang keduanya yakini. Dibantu dengan teman-teman Steve lain, Sameer, Charlie dan Chief, berangkatlah kelimanya menuju garis depan pasukan Jerman.
Pertama mereka menyelamatkan kota Veld dari kepungan tentara Jerman. Steve, Trevor dan ketiga temannya disanjung layaknya pahlawan. Esoknya Steve dan Sameer mencoba menyusup dalam pesta tembakan gas beracun yang dibuat Jerman. Penduduk kota Veld semua meninggal terkena tembakan gas. Diana yang penuh kebencian mengejar Jendral Ludendorff ketempat dia hendak bersembunyi. Di sebuah bandara, Diana akhirnya berhasil membunuh Ludendorff yang sempat dikira penjelmaan dari Ares. Diana nyatanya salah, Ares yang selama ini dicarinya memang terlibat dalam semua hal ini, namun Ares yang sejati bersembunyi dalam tubuh Sir Patrick Morgan. Diana bertarung mati-matian menghadapi Ares yang levelnya setara dengan dirinya. Di lain hal, Steve mesti mengorbankan dirinya sendiri setelah melihat pesawat yang berisikan misil-misil gas beracun yang diarahkan akan meledak diatas kota London. Ending Wonder Woman adalah berakhirnya perang dunia, matinya dewa Ares dan Steve Trevor yang juga harus mati menyelamatkan umat manusia. Film berakhir dengan peringatan kemenangan di kota London dan pula Diana yang hidup membawa kenangan akan Steve selamanya.


Pendalaman karakter?

Gal Gadot kembali memerankan tokoh Wonder Woman seperti aktingnya terakhir dalam Batman v Superman. Tentu Gal berhasil melampaui ekspektasi yang selama ini ada dipikiran kita. Superhero perempuan terkuat, tercantik dan terbadass bagi kita semua. Menjelajah dari suatu pulau terpencil masuk ke dunia manusia dan juga mengalami sindrome kampungannya. Cantik, sempurna, hakiki maupun surgawi. Pokoknya semua pikiran tentang Wonder Woman yang ada dipikiran kita terwujud dalam diri mbak Gal Gadot.
Aktor yang terkenal berkat perannya sebagai James Kirk dalam franchise Star Trek juga turut unjuk gigi. Tokoh yang diperankan Chris Pine adalah Steve Trevor, agen mata-mata Inggris, sebenarnya dia menjabat sebagai kapten Angkatan Udara Inggris yang ditugaskan mematai negara Jerman. Wikipedia menyebut Chris Pine menjabarkan Steve Trevor sebagai worldly guy and a charming guy.
Ada lagi Danny Huston si Jendral Ludendorff yang karakternya bisa dibilang kurang kuat. Sempat dikira Ares oleh Diana namun tiba-tiba mati dengan mudahnya. Danny Huston terkenal dalam perannya sebagai Poseidon si dewa laut dalam Clash of the Titans dan perannya sebagai Kolonel Stryker dalam Wolverine.
Satu lagi pemeran Ares, The Gods of War yang lumayan greget divisualisasikan oleh David Thewlis. Menyaru sebagai Sir Patrick Morgan yang adalah salah satu petinggi pemerintahan Inggris. Karkaternya anteng, gak banyak aneh-aneh, baik hati mau menolong orang eh ternyata sutradara dari perang dunia pertama. Untung saja Diana Prince mengerti siapa Ares pada akhirnya. David Thewlis terkenal berkat perannya sebagai Remus Lupin dalam franchise Harry Potter.


Apa hubungannya Wonder Woman dengan mitologi Yunani?

Dijelaskan secara gambalang oleh ratu Hippolyta jika Diana Prince aka Wonder Woman adalah anak yang dibuat Zeus dari tanah liat. Dirinya dititipkan ke kaum Amazon karena suatu hal. Nah Hippolyta juga berkata dewa-dewi lain telah dibunuh oleh Ares karena berbeda pandangan tentang manusia, hingga menyisakan Zeus bertarung sengit one by one melawan Ares yang dimenangkan Zeus. Menjelang akhir kematiannya, Zeus membentuk kaum Amazon agar membantu manusia mencapai kedamaian.
Nah setelah gue banyak ngubek-ngubek tentang Wonder Wonder di Google tersebutlah dia bisa saja disebut sebagai Artemis. Dalam mitologi Yunani, Artemis adalah dewi perburuan. Kenapa dia disebut Diana? Karena Diana adalah nama lain Artemis dalam mitologi Romawi. Ini murni crossover Yunani dan Romawi. Hippolyta sengaja tidak memberi tahu Diana jika dia seorang dewi. Masuk akal juga di film ini Wonder Woman memiliki musuh seorang dewa lain. Satu lagi Artemis tidak lahir dari tanah liat melainkan dari rahim titan Leto bersama saudara kembarnya, Apollo. Banyak yang menyebutkan Wonder Woman versi DC khususnya di komik New 52, Diana bahkan lebih sering disebut demigod (anak dewa dan manusia) antara Zeus dan Hippolyta, yang memiliki saudara pula bernama Lennox.
Mengenai kasus kaum Amazon ini agak aneh juga, Hippolyta sebagai ratu Amazon sebenarnya menurut mitologi Yunani merupakan anak dari Ares, tapi di film ini mereka berdua malah bertentangan. Hal baiknya diceritakan kaum Amazon berisikan perempuan-perempuan di dalamnya.
Lainnya mengenai Ares yang membunuh semua dewa-dewi. Dalam mitologi Yunani, dewa-dewi tidak pernah bisa mati apalagi hanya karena dibunuh. Mereka semua hanya akan terlupakan esensinya jika para manusia sudah melupakan apapun yang berhubungan dengan mereka. Di film, Ares membunuh semua dewa-dewi (mungkin berjumlah dua belas keseluruhan) dengan menyisakan Zeus dan Artemis atau Diana atau Wonder Woman ini. Zeus bertarung melawannya, Artemis diumpetin bersama kaum Amazon.
Lalu soal siapa yang menciptakan manusia jawabannya ialah titan Prometheus dan Epimetheus, dan bukannya Zeus, apalagi para dewa. Themyscira jika dilihat menurut pandangan Yunani mirip sekali dengan pulau Ogygia, tempat tinggal Calypso yang terpencil dan tidak terdeteksi manusia. Nah terakhir, di akhir film Diana sempat berkata pada Ares dengan sebutan brother. Hal ini benar adanya karena keduanya memiliki ayah Zeus. Artemis anak dari Zeus dan titan Leto, sedangkan Ares anak dari Zeus dan Hera.
Bingung? Untung gue kagak wkwk.


Spoiler, kisi-kisi bocoran dan easter eggs lain?

  • Senjata-senjata Wonder Woman antara lain gelang pemberian kaum Amazon yang ampuh digunakannya untuk menghalau seluruh peluru yang dihujani kepadanya, Lasso of Truth milik Hestia yang berguna untuk memberi tahukan kebenaran, tameng kaum Amazon dan pedang yang disebut Godkiller. Btw Hestia merupakan salah satu dewi Olympia yang kedudukannya dalam kedua belas dewa-dewi digantikan Dionysus. Dan pedang Godkiller yang ternyata bukan senjata ampuh membunuh Ares, melainkan Wonder Women sendirilah senjatanya.
  • Antiope, adik kandung Hippolyta mati setelah dirinya tertembak peluru yang disarangkan oleh tentara Jerman saat pertempuran di Themyscira.
  • Jendral Ludendorff mati ditusuk Wonder Woman menggunakan pedang Godkiller yang dikiranya adalah Ares.
  • Ares si dewa perang atau Sir Patrick Morgan sendiri mati setelah dihujam petir oleh Wonder Woman dari angkasa, meninggalkan kawah besar di bandara.
  • Steve Trevor mati dengan mengorbankan dirinya di dalam pesawat yang meledak bersama misil-misil gas beracun. Gue gak ngerti kenapa dia harus mati, padahal bisa saja Steve mengambil dahulu parasut milik tentara Jerman yang dijatuhkannya dari atas pesawat, lumayan kan ada usaha untuk hidup.
  • Doctor Maru atau Doctor Poison tidak mati sampai akhir film. Kemungkinan dia kabur atau masuk penjara di Inggris. Catatan tentang gas beracunnya telah dimusnahkan. Menurut hemat gue jika tidak dimasukkan penjara Inggris, mungkin saja dia bekerja bersama Hitler di perang dunia kedua membuat gas beracun yang digunakan Hitler membunuh orang Yahudi.
  • Teman-teman Steve lain, Sameer, Charlie dan Chief tidak mati sampai akhir film. Mereka bahkan terlihat saat perayaan kemenangan di London.
  • Buku catatan Doctor Maru aka Doctor Poison bertuliskan bahasa percampuran antara Ottoman dan Sumeria. Diana dapat menerjemahkan buku ini karena dirinya menguasai hampir seluruh bahasa dunia manusia. Gas racunnya sendiri didominasi unsur Nitrogen.
  • Diana diberikan kenang-kenangan berupa jam tangan oleh Steve. Jam ini mulanya milik ayah Steve.
  • Di adegan awal terlihat Wonder Woman menerima sebuah koper yang ditujukan kepadanya. Di permukaan koper tertulis Wayne Enterprises. Nah Wayne Enterprises ini adalah perusahaan yang dimiliki oleh keluarga Bruce Wayne aka Batman.
  • Hippolyta terindikasi akan tampil kembali dalam film Justice League di bulan November nanti. Kemungkinan Wonder Woman akan sempat kembali ke Themyscira.
  • Timeline film ini berada di masa perang dunia pertama. Dari foto original Diana dalam Batman vs Superman tertulis Belgia tahun 1918.

credit by Google


Grade
Outstanding - Exceeds Expectations - Acceptable - Poor - Dreadful - Troll

"I am Diana of Themyscira, daughter of Hippolyta!" - Diana Prince


Harus banget nonton Wonder Woman gak?

Ujian besar bagi tokoh superhero perempuan yang jarang sekali ditampikan, yang biasanya superhero identik dengan tokoh utama seorang laki-laki. Belum lagi film ini diharapkan dapat memperbaiki citra DC yang banjir kritik dengan film-filmnya tahun lalu (Batman v Superman dan Suicide Squad). Dan hebatnya Wonder Woman berhasil melewati semua ujian diatas dengan cemerlang, bahkan review awal banyak memberikan kesan positif. Kita berharap semoga film DC lain tahun ini, Justice League juga akan sebaik ini tentunya.
Oh iya Wonder Woman juga diselimuti sisi humorisme jadi kita tidak melulu akan melihat aksi-aksi heroik ala superhero. Pokoknya ini film layak disebut film superhero kelas atas dan layak disejajarkan dengan film-film Marvel yang lainnya. I love DC! I love you!


Ada after-credits scenenya?

Kalian bisa segera meninggalkan gedung bioskop setelah filmnya berakhir karena memang tidak ada yang ditunggu setelah mid dan post-credits scenenya. Gue menunggu benar-benar sampai filmnya selesai dan tidak menemukan apapun.

credit by Google


Next :  Transformers: The Last Knight

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

time flight